Hacker Menyamar Sebagai Polisi Dengan Meminta Uang Di iPhone

MejaPraktek.com | Segera Update iPhone atau iPad dengan yang terbaru kamu karena saat ini ransomware yang meretas keamanan aplikasi web browser Safari mobile telah ditemukan. Ransomware ini membuat peringatan dengan meminta sejumlah uang jika ingin menonton p*rno di aplikasi iOS di negara Inggris, Amerika, Irlandia, Australia dan Selandia Baru.

Para peneliti keamanan Aplikasi dari lookout.com menemukan sebuah campaign malware yang jahat bulan lalu yang dikenal dengan naman Scareware. Scareware mengunci web browser safari di iOS dengan cara mengalihkannya untuk menonton p*nografi atau konten kotroversial diinternet lainnya.

Trik hacker yang digunakan untuk mengelabuhi user iOS ini adalah dengan cara mengkloning website milik Polisi seperti Website Metropolitan Police. Hacker yang menyamar sebagai polisi (diwebsitenya) mengirimkan pesan kepada para korbannya , bahwa aksesnya sudah di lock karena mereka menemukan download musik dan konten illegal lainnya. Dalam pesannya hacker meminta sejumlah uang sebesar £100 di iTune credit untuk mengunlock konten tersebut. 

Dengan cara seperti ini, jika para korban akan mereload/ refresh atau kembali ke menu sebelumnya (back) maka pesan dari ransom tersebut akan muncul halaman pop-up dan halaman tersebut tidak muncul ( Cannot open page). Ingat bahwa ransomware tersebut adalah palsu dan bisa dihilangkan dengan cara membersihkan cache browser safari tersebut.
Hacker Menyamar Sebagai Polisi Dengan Meminta Uang Di iPhone

Ransomware tersebut dibuat dengan javascript dan Apple telah memperbaikinya dengan Update terbarunya di iOS 10.3. Pada update terbarunya, Apple sudah mengatasi celah dengan menutup popup di browser Safari.

Oleh karena itu sesegera mungkin untuk update aplikasi iOS dengan cara General Settings dan kemudian pilih “Software Update”.

BACA JUGA : Google baru saja luncurkan website open source
ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Hacker Menyamar Sebagai Polisi Dengan Meminta Uang Di iPhone"

Post a Comment