Heboh WannaCry, Playstore Dipenuhi Aplikasi Proteksi Ransomware Palsu

MejaPraktek.com | Wannacry telah menciptakan banyak kebingungan di antara pengguna internet. Padahal sampai saat ini tidak ada ransomware yang menyusup dalam sistem android. Beberapa pengembang mencari keuntungan dari kepanikan yang diciptakan oleh Wannacry dengan cara mengembangkan aplikasi palsu. Apl ini berjanji untuk melindungi pengguna dari ransomware WannaCry. Tak percaya ? coba ketik WANNACRY di searchengine Playstore.
Heboh WanaCry, Playstore Dipenuhi Aplikasi Proteksi Ransomware Palsu


Perangkat lunak berbahaya WanaCryptor 2.0 yang juga dikenal sebagai WCry atau Wannacry sekarang digunakan untuk memintak tebusan dengan meminta pembayaran menggunakan Bitcoin. Dan sampai saat ini WannaCry merupakan salah satu serangan ransomware terbesar dari beberapa ransomware yang pernah ada.

Jika kamu masih belum mengetahui ransomware Wannacry maka Anda perlu mengunjungi LINK INI untuk mengetahui segala hal tentang Ransomware WanaCrypt0r. Peneliti keamanan di Avast telah mencatat lebih dari 57.000 deteksi ransomware WanaCryptor 2.0 di 99 negara. Bahkan, setelah serangan tersebut, uang tebusan yang diminta adalah senilai $ 300 melalui bitcoin.

Baru-baru ini, peneliti keamanan dari McAfee meneliti salah satu aplikasi - WannaCry Ransomware Protection Antivirus. McAfee mengklaim bahwa aplikasi tersebut tidak melakukan apapun yang menawarkan fitur dan trik palsu kepada pengguna untuk mendownload berbagai aplikasi yang berisi iklan. Hanya fitur sebenarnya berasal dari pemindai malware repacked.

Namun, McAfee mengatakan bahwa mereka tidak menyusupkan malware di aplikasi. McAfee mengingatkan penggunanya untuk mengerti bahwa, dalam kasus WannaCry, infeksi tidak dapat menyebar ke perangkat Android.

ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Heboh WannaCry, Playstore Dipenuhi Aplikasi Proteksi Ransomware Palsu"

Posted by Mejapraktek
MEJA PRAKTEK Updated at: 5/25/2017

Posting Komentar