Mengaku Tidak Terlibat Ciptakan Ransomware Petya 2017 Hacker Ini Pingin Bantu File Yang Rusak Akibat Petya

MejaPraktek.com | Ketika saat penghancuran ransomware WannaCry telah meredup, jenis serangan serupa lainnya muncul di bank-bank Ukraina. Ransomware terbaru yang menggunakan nama Petya adalah mengunci komputer kantor Pemerintah.

Kampanye ransomware terbaru sudah banyak menimbulkan malapetaka di seluruh dunia. AS, Eropa, dan India adalah negara-negara yang telah sangat terpengaruh oleh Ransomware Petya tersebut

Periset melakukan kerja keras untuk menemukan perbaikan bagi Petya. Bahkan sebenarnya Petya merupakan mesin pemusnah atau wiper, karena file yang terhapus / rusak tidak dapat dikembalikan lagi walaupun sudah dibayar uang tebusannya, sehingga Petya disebut jauh lebih buruk daripada ransomware pada umumnya. Peneliti Matt Suiche, pendiri perusahaan keamanan Comae telah memeriksa Petya dan menemukan bahwa Petya sebenarnya adalah wiper yang menghapus semua sektor pertama dari disk.

 Tidak Terlibat Ciptakan Ransomware Petya 2017 Hacker Ini Pingin Bantu File Yang Rusak Akibat Petya

Kaspersky juga menganalisis id penginstalan yang ditampilkan di layar korban, yang menurut mereka hanya menghasilkan data acak. Perusahaan keamanan mengatakan bahwa penyerang tidak bisa benar-benar mendekripsi disk setelah mendapatkan uang tebusan karena tidak memiliki kunci dekripsi.

Versi pertama Petya telah muncul pada tahun 2016 dan diciptakan oleh solusi Janus Cybercrime. Ketika versi pertama Petya menjadi sorotan, akun Twitter Janus @JanusSecretary telah dinonaktifkan. Namun, setelah versi baru Petya yang juga dikenal sebagai NonPetya tampil pada 2017, akun Twitter Janus diaktifkan kembali.

@JanusSecretary muncul kembali di Twitter dan menawarkan bantuan bagi mereka yang arsip filenya tidak dapat lagi diambil. Begini tweet si hacker JANUS:

Tweet ini pertama kali ditunjukkan oleh The Daily Beast, tweet ini dengan jelas menunjukkan bahwa si hacker mengaku tidak terlibat dalam kejahatan ini. Beberapa ahli keamanan cyber juga mengungkapkan serupa.
Janus, dia meluncurkan situs web darknet yang berbasis model bisnis pasar gelap yang disebut RaaS (Ransomware-as-a-Service). RaaS menawarkan akses penjahat cyber lainnya ke platform distribusi ransomware yang canggih.
BACA JUGA : Ternyata Petya Bukan Hanya Ransomware, Namun Mesin Pemusnah
ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Mengaku Tidak Terlibat Ciptakan Ransomware Petya 2017 Hacker Ini Pingin Bantu File Yang Rusak Akibat Petya"

Posted by Mejapraktek
MEJA PRAKTEK Updated at: 7/01/2017

Posting Komentar