Baratov Karim, Peretas 500 Juta Akun Yahoo Dinyatakan Bersalah, Begini Hukumannya

MejaPraktek.com | Baru-baru ini, warga Kanada berusia 22 tahun dinyatakan bersalah karena telah terlibat dalam hack besar-besaran 500 juta akun dari perusahaan layanan Internet terkenal, Yahoo pada tahun 2014 di hadapan pengadilan di California.

Baratov Karim, dinyatakan bersalah meski pada awal tahun ia mengakui tidak bersalah. Hacker muda ini telah mengakui sembilan tuduhan pada pengadilan yang digelar 28 November 2017. Salah satu tuduhannya adalah konspirasi melakukan pencurian identitas yang terparah.


 
Warga Kazakhstan mendapatkan hukuman 20 tahun penjara, meskipun menurut pengacaranya, hukuman yang dianjurkan adalah delapan sampai sembilan tahun. Setelah ditangkap pada Maret lalu di Ontario, Kanada, atas permintaan Amerika Serikat, dia diekstradisi ke Amerika .

Yahoo menuduh bahwa serangan tersebut dibiayai oleh Kremlin. Sejauh ini, satu-satunya orang yang dituduh atas serangan cyber besar tersebut adalah Baratov dan tiga orang lainnya. Dua orang diantaranya adalah petugas Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), Dmitry Dokuchaev and Igor Sushchin. Untuk itu sangat tidak mungkin bagi Amerika mengekstradisi kedua agen Rusia ini. Peran kedua agen Rusia ini adalah berkoordinasi dengan Alexsey Belan, salah satu hacker paling dicari oleh FBI, untuk melakukan serangan tersebut.

Menurut jaksa AS, Dokuchaev dan Sushchin menggunakan informasi yang dicuri dari Yahoo untuk memata-matai wartawan Rusia, pejabat Amerika Serikat dan pemerintah Rusia, serta pegawai layanan keuangan dan perusahaan swasta lainnya. Laporan yang dikeluarkan oleh Kantor Kejaksaan Amerika Serikat di Northern District of California merinci rincian dakwaannya.
 
Peran Baratov dalam konspirasinya adalah untuk meng-hack akun email individu yang diinginkan oleh FSB dan mengirim kata sandi dari akun tersebut ke Dokuchaev dengan imbalan uang. Seperti dugaan dalam dakwaan tersebut, Dokuchaev, Sushchin dan Belan mengancam jaringan Yahoo dan memperoleh akses ke akun Yahoo. Ketika mereka ingin mengakses akun webmail individu melalui penyedia layanan Internet lainnya, seperti Google dan Yandex (berbasis di Rusia), Dokuchaev menginstruksikan Baratov untuk menghack akun tersebut .
BACA JUGA : Ransomware Android Baru Ini Tidak Hanya Mengenskripsi Tetapi Juga Mengubah Lock PIN
ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Baratov Karim, Peretas 500 Juta Akun Yahoo Dinyatakan Bersalah, Begini Hukumannya"

Posted by Mejapraktek
MEJA PRAKTEK Updated at: 11/29/2017

Posting Komentar