Inilah Fakta Fakta Dibalik Hebohnya Registrasi Kartu SIM Menggunakan NIK

MejaPraktek.com | Tanggal 31 Oktober 2017 lalu  menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan dunia pertelekomunikasian kartu seluler di Indonesia. Pasalnya seluruh kartu seluler (SIM Card) harus terregistrasi menggunakan nomor identitas kependudukan. Keputusan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 tentang perubahan peraturan sebelumnya dalam hal registrasi pelanggan jasa telekomunikasi ini, disatu sisi bagi pemerintah peraturan ini bisa mengetahui kepastian pemilik nomor seluler untuk menjaga penyalah gunaan kartu, namun disisi lain membatasi kepemilikan nomor selular juga dianggap membatasi kegiatan dan bisnis masyarakat yang memanfaatkan berbagai fasilitas pada kartu tersebut.

Peraturan baru yang mewajibkan registrasi kartu dan cara registrasinya seperti berikut ini :

1. Registrasi baru nomor perdana dimulai 31 Oktober 2017.

2.  Registrasi pelanggan lama atau registrasi ulang nomor lama menggunakan NIK yang tertera di KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK).

3. Registrasi pelanggan lama atau registrasi ulang nomor lama diberi tenggat waktu hingga 28 Februari 2018.

4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tidak memblokir jika pelanggan tidak melakukan registrasi sebelum tanggal 31 Oktober 2017.

5.  Nantinya, calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan lama akan diblokir secara bertahap.

6. Registrasi nomor baru dan nomor lama bisa melalui SMS ke nomor 4444.

7. Format registrasi masing-masing operator, berbeda antara pelanggan baru dan pelanggan lama.

8. Untuk pelanggan baru nomor perdana operator Indosat, Smartfren, dan Tri, format registrasinya adalah ketik NIK#NoKK#.

9. Untuk pelanggan baru nomor perdana Telkomsel format registrasinya adalah ketik REGNIK#NoKK#.

10. Untuk pelanggan baru nomor perdana XL format registrasinya adalah ketik DAFTAR#NIK#NoKK.

11. Untuk pelanggan lama operator Indosat, Smartfren, dan Tri, format registrasinya adalah ketik ULANG#NIK#NoKK#.

12. Untuk pelanggan lama Telkomsel, format registrasinya adalah ketik REGNIK#NoKK#.

13. Untuk pelanggan lama XL, format registrasinya adalah ketik ULANG#NIK#NoKK.


Pada artikel kali ini, Mejapraktek akan mengupas setidaknya ada 5 fakta dibalik peraturan keharusan registrasi kartu SIM menggunakan NIK ini :

1. Muncul berbagai pemberitaan bahwa registrasi kartu dengan menggunakan nomor kependudukan adalah hoax namun dibantah oleh kominfo bahwa Registrasi Ulang Bukan Hoax.
2. Muncul informasi bahwa registrasi kartu memasukkan nama ibu kandung , kominfo telah mengklarifikasinya bahwa tidak perlu nama ibu kandung untuk regisrasi kartu
3. Muncul pemberitaan penyalah gunaan data seluler oleh cybercrime jika meregistrasikan ulangkartu SIM, kominfo telah mengklarifikasi bahwa Kominfo jamin keamanan dan kerahasiaan data pribadi.
4. Muncul Berbagai meme tentang penolakan registrasi ulang menggunakan nomor identitas kependudukan,
5. Menurut peraturan Kominfo, ternyata registrasi ulang tidak hanya menggunakan NIK, tetapi bisa menggunakan Paspor, KITAS dan KITAP dengan mencatatkan nama, nomor identitas kartu, kewarganegaraan, tempat dan tanggal alhir.

ARTIKEL TERKAIT :

0 Response to "Inilah Fakta Fakta Dibalik Hebohnya Registrasi Kartu SIM Menggunakan NIK"

Post a Comment