Apa itu Scareware Dan Bagamana Cara Melindungi Diri Dari Jebakan Scareware

Apa itu Scareware Dan Bagamana Cara Melindungi Diri Dari Jebakan Scareware

Advertisement
MejaPraktek.com |Mungkin kamu yang sering menjelajah dunia online saya yakin pernah mengalami hal yang sangat menjengkelkan dimana ketika mengunjungi sebuah situs, muncul suatu tampilan yang muncul dengan sendirinya dan tidak ada kaitannya dengan informasi yang dicari. Tampilan tersebut muncul dari balik browser yang sedang kita gunakan untuk surfing. Informasi yang muncul sangat beragam seperti Anda mendapatkan hadiah, komputer atau dokumen Anda terkena virus yang ujung ujungnya kamu diarahkan ke sebuah aplikasi untuk didownload. Praktik -praktik seperti inilah yang disebut dengan Scareware.

Atau dengan kata lain Scareware adalah semacam malware yang ditujukan untuk menjebak korban agar bisa mendapatkan dan mendownload pemrograman berisiko yang tidak ada gunanya. Scareware memanfaatkan fitur pop-up browser dengan berkamuflase seolah olah sebagai antivirus, antispyware, aplikasi firewall atau pembersih registri. Pesan muncul biasanya menginformasikan bahwa komputer Anda sedang bermasalah. Yang lebih harus diwaspadai jika terakses popup, auto download program diaktifkan, sehingga secara tidak kita sadari aplikasi malware tersebut sudah bersarang di komputer. Beberapa jebakan bahkan berhubungan dengan kartu debit pembayaran untuk membeli atau menebus sesuatu yang diminta.

Pada artikel ini Mejapraktek.com akan berbagi artikel cara mengatasi serangan scareware ke komputer kamu dan bagaimana melindunginya dari jebakan.

1. Sadari scareware sedang beraksi atau tidak


Bagi kamu yang sering akses internet selalu pantau munculnya popup browser atau tampilan yang muncul dibalik browser yang sedang kita akses. Hal ini penting untuk deteksi dini terhadap jebakan malware ini. Jika kamu sudah menyadarinya tentu akan close popup. Namun jika tidak sadar, maka akan muncul jebakan jebakan berikutnya yang bahkan bisa berlipat lipat jumlahnya.

2 Jangan bayar apapun dari informasi jebakan.


Ada jebakan dimana kamu diminta untuk berbagi data kartu tagihan karena keliru menerbitkan program antivirus resmi karena infeksi virus di komputer. Setidaknya ada 2 tujuan yang ingin diharapkan dari penipu ini. Pertama mereka inginkan akses masuk ke framework kamu untuk mendapatkan uang . Alasan kedua adalah Anda akan menyerahkan data kartu kepada penipu.

3. Gunakan cara yang benar untuk mengatasinya.


Prinsip scareware adalah menjebak, menakut nakuti, memberikan iming iming hadiah dan jika tidak disadari banyak waragnet yang terjebak dari informasi scareware. Jika kamu terlambat menyadarinya pastikan sampai dititik mana kamu baru tersadar. Jika kamu menyadari ada sesuatu yang ganjil dari akses komputer seperti komputer lebih lambat akibat ada aplikasi yang terinstal otomatis maka cepat di uninstal cari jenis aplikasi yang mencurigakan. Biasanya sebagai langkah awal para penipu memasang Adware atau plugin yang tidak ada gunanya dan terpasang di browser. Selain sebagai iklan scam Adware bisa menjadi mata mata untuk aktifitas browsing seperti password, email dan lain lain. Jika sudah parah dan mengganggu kinerja online kamu, jalan satu satunya dalah reinstal komputer dan memasang antivirus, spyware, malware

Scareware lebih ditujukan kepada user atau pengguna komputer. Sedangkan komputer hanyalah sarana untuk menjebak.Jika kamu sudah menyadari kalau tidak terjebak berarti kamu sudah mengamankan diri. Oleh karena itu sasaran penipu adalah tampilan browser yang kasat mata dan diharapkan bisa mempengaruhi otak untuk bereaksi mengikuti perintah. Untuk melindungi ini semua ada beberapa tips yang bisa diterapkan diantaranya :

  1. Pastkan browser tetap terupdate dengan versi terbaru.
  2.  Aktifkan popup blocker dibrowser.
  3. Jika popup tetap membandel, close dengan cara tekan tombol  (X) close di kanan atas atau jika tidak bisa tekan CTRL+ALT dan DEL
  4.  Jika kamu terlanjur klik link dalam popup dan tidak bisa ditutup bahkan tidak bisa dengan tutup paksa dengan aturan nomor 3, kamu bisa langsung matikan komputer dengan paksa.
  5.  Selalu gunakan antivirus dan tetap terus memperbaruinya.
  6. Jika ada peringatan situs yang kamu akses tidak aman, jangan sentuh koneksi apapun di halaman situs web yang dimaksud .
  7. Jangan klik tombol Download sembarangan dan pastikan kamu mengarah ke file download yang benar. Jika kamu diarahkan ke file tertentu dan sudah terjebak / terdownload, uninstal atau delete dari komputer kamu.
  8. Lakukan scan virus, plugin browser sampah, malware dll dengan antivirus, antimalware, anti adware. Saya tidak rekomendasikan antivirus tertentu yang penting selalu terupdate walaupun free.

Baca juga:

Advertisement
December 30, 2017
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments