Files Go Dan Google Go, Aplikasi File Manager Dan Mesin Telusur Milik Google Yang Hemat Data

Files Go Dan Google Go, Aplikasi File Manager Dan Mesin Telusur Milik Google Yang Hemat Data

Advertisement
MejaPraktek.com | Baru saja Google meluncurkan dua aplikasi terbaru sekaligus bernama Files Go dan Google Go. Files Go adalah aplikasi file manager yang berfungsi untuk melonggarkan tempat penyimpanan dari file file sampah. Files Go bisa mengirim dan menerima file tanpa menggunakan Internet, serta membantu merapikan penyimpanan file (storage) di ponsel pengguna dengan lebih cepat. Sedangkan Google Go adalah aplikasi mesin telusur sederhana. Dengan hanya kapasitas file 4 MB, Google Go bisa dipasang pada Smartphone dengan kapasitas penyimpanan yang sangat minim. Google Go merupakan aplikasi Penelusuran Google hemat kuota untuk ponsel dengan keterbatasan Internet dan Wi-Fi. Kedua aplikasi tersebut ramah kuota, yang memang dikembangkan khusus untuk pengguna Android yang baru mengenal Internet (Next Billion Users).

Indonesia dan India menjadi tempat riset perilaku pengguna Smartphone dimana dari 170 kota di kedua negara tersebut. Hasilnya para pengguna baru Internet cenderung menggunakan ponsel sederhana dengan kapasitas memori antara 512 MB hingga 1 GB dengan akses internet di tempat-tempat dengan kualitas jaringannya tidak stabil. dari kecenderungan inilah Google akhirnya merilis Files Go dan Google Go .



Files Go


Setiap hari, jutaan ponsel kehabisan slot penyimpanan file. Dari gambar, video, aplikasi, hingga dokumen tidak hentinya masuk dan tersimpan, yang kemudian bisa mempengaruhi performa ponsel saat digunakan untuk menelusuri Internet.
Aplikasi Files Go didesain untuk mempermudah pengguna untuk mengatur dan membersihkan slot penyimpanan file pada ponsel melalui 4 fitur utama, yaitu:
1. Membersihkan slot penyimpanan file (storage). Files Go akan secara otomatis memberi rekomendasi akan file yang bisa dihapus dari ponsel Anda, seperti misalnya aplikasi yang sudah lama tak digunakan, kumpulan foto-foto serupa yang terulang, atau video beresolusi rendah. 
2. Menghapus file usang tak lagi membutuhkan waktu lama. 
3. Mengirim dan menerima file tanpa menggunakan kuota. Dengan Files Go, pengguna dapat melakukan transfer file dari ponsel mereka ke ponsel seseorang dalam jarak dekat. Proses transfer file ini terenkripsi, cepat (hingga 125 Mbps), dan sama sekali tidak menggunakan kuota ponsel.
4. Menyimpan file cadangan di cloud. Jika pengguna tidak yakin untuk menghapus sebuah file, mereka dapat memilih dari menu ‘Files’ dan akan menyimpan file cadangan ke Google Drive atau aplikasi penyimpanan komputasi awan lainnya.

 Pada masa percobaan Files Go, Google menemukan bahwa rata-rata pengguna dapat menghemat slot penyimpanan hingga 1 GB pada bulan pertama. Hari ini, Selasa, 5 Desember 2017, secara global Files Go telah tersedia di Play Store untuk seluruh ponsel dengan OS minimal Android 5.0 (Lollipop)'



Google Go

Aplikasi Google Go dibuat khusus untuk bekerja lebih cepat pada ponsel dengan RAM rendah, dan jaringan Internet 2G. Walaupun fasilitasnya tidak terlalu lengkap Google Go sangat berguna untuk Smartphone dengan space penyimpanan yang terbatas.
Google Go hanya memakan slot memori 5 MB. Berkat pengembangan inovasi Google untuk teknologi komperesi ponsel, pengguna bisa menghemat kuota hingga 40% saat menelusuri informasi dengan Google Go.
Situs yang diakses juga dimuat dengan lebih cepat, bahkan dari perangkat dengan RAM rendah di jaringan 2G. Jika Internet Anda terputus saat sedang menelusuri informasi di Google, secara otomatis aplikasi ini akan memberikan hasil penelusuran saat Anda kembali online. 

Google Go hadir dengan tampilan ketuk-antar muka pengguna. Hal ini karena pengguna baru Internet, kerap bingung dan tidak tahu apa yang ingin dicari. Adapun mengetik di ponsel sederhana bisa sangat lambat dan rumit.
Dengan tampilan Ketuk-antar muka, memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi.
Selain itu aplikasi ini juga dilengkapi dengan multi-bahasa dan personalisasi laman depan. Berbeda dengan tampilan Penelusuran Google yang mayoritas berwarna putih, pengguna bisa melakukan personalisasi akan laman depan Google Go. Mulai dari menambahkan ikon situs web favorit hingga memilih latar belakang aplikasi sesuai yang Anda inginkan.

Mulai Selasa, 5 Desember 2017, Google Go tersedia di Play Store dalam versi pratinjau (preview) untuk pengguna di Indonesia dan India.

Baca juga:

Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar