7 Penyebab Smartphone Lambat Dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Smartphone Lambat Dan Cara Mengatasinya

Advertisement
MejaPraktek.com | Mempunyai smartphone dengan kinerja optimal dan tidak lambat sangat kita idam idamkan karena setiap pekerjaan yang kita lakukan yang berhubungan dengan smartphone tidak akan menguras waktu. namun perlu kamu ketahui bahwa melambatnya kinerja sebuah smartphone yang dimaksud disini bukan karena akses internet yang lambat. Akses internet yang lambat adalah masalah lain diluar yang dibahas dalam artikel ini karena tidak berkaitan dengan kinerja smartphone namun akses provider yang bermasalah. namun yang harus kamu ketahui adalah bisa membedakan smartphone melambat karena akses internet yang lambat atau karena sebab lainnya. Jika tidak ada masalah dengan akses internet namun smarphone kamu tidak juga kunjung cepat aksesnya, berarti ada sesuatu yang harus diatasi.

Ada banyak penyebab potensial, yang membuat smartphone kita melambat. Pada posting ini, Mejapraktek.com akan membahas 5 alasan yang menyebabkan ponsel kita melambat setelah beberapa bulan pemakaian.

7 Penyebab Smartphone Melambat Dan Cara Mengatasinya



1) Upgrade OS


Mengupgrade OS versi bawaan smartphone yang sudah usang dengan versi OS terbaru sepertinya bukan cara terbaik untuk mempercepat kinerja smartphone kamu. Dulu saat menggunakan smartphone, dengan OS Android KitKat atau iOS 7 yang diluncurkan di tahun 2013, sangat tidak pas jika diupgrade ke versi Android Nougat. Hal ini disebabkan karena  spesifikasi hardware sudah tidak sesuai dengan OS yang sekarang, sehingga jika diganti atau diupgrade dengan versi lebih baru harus diperhitungkan masak masak. Jika dari informasi pabrikan menyediakan atau memperbolehkan upgrade OS ke versi lebih baru berarti tidak ada masalah dengan kompatibilitasnya namun jika kamu ingin coba coba upgrade tanpa ada informasi apapun lebih baik urungkan niat untuk upgrade OS. Fitur - fitur OS yang dirancang pada perangkat keras yang lama .jika dijalankan ke versi sistem operasi yang lebih baru di smartphone lama kamu akan berakibat melambatnya kinerjanya. Bisa karena kompatibilitas, beban ram, penyimpanan dan lain lain. Yang direkomendasikan adalah update OS lama namun sudah menggunakan versi terbaru. Hal ini sangat disarankan karena keamanan atau kerentanan menjadi pertimbangan utama.


2. Pembaruan Aplikasi


Sebenarnya tidak semua aplikasi yang diperbarui akan memperlambat smartphone. Yang perlu di perhatikan adalah cara memperbarui aplikasi yang ada di smartphone agar tidak membebani RAM dan penyimpanannya. Untuk aplikasi bawaan smartphone sebaiknya tidak usah diperbarui karena akan menambah beban penyimpanan selain itu biasanya aplikasi bawaan tidak terlalu penting, bahkan bila perlu dinonaktifkan saja. Untuk aplikasi yang non bawaan jika ingin diperbarui periksa apakah kapasitas filenya lebih besar atau tidak. Jika lebih besar dari sebelumnya sebaiknya tidak usah diupdate karena akan menambah beban RAM. Jika ingin diperbarui jangan langsung diupdate dari Google Play namun dicopot dulu setelah itu baru dipasang versi terbarunya.



3. Aplikasi yang berjalan di Background



Android, yang murni 100% Android, tentu tak sesempurna yang diharapkan. Manufaktur memodifikasi Android sedemikian rupa untuk membuat smartphone buatannya menjadi lebih “sempurna”, tapi tak pernah benar-benar sempurna.

Buktinya adalah tidak adanya fitur untuk mengatur aplikasi yang berjalan di background (latar belakang). Semua aplikasi yang berjalan di background hanya dapat dihentikan prosesnya, namun masih secara manual.

Jika terlalu banyak aplikasi berjalan di background, maka baterai smartphone akan menjadi boros dan performa Android akan menjadi lebih lambat. Tak ada solusi selain menghentikan aplikasi tersebut dari proses background – secara manual.

Sebelum menghentikan aplikasi berjalan di background, pantau dulu aplikasi mana yang menguras memory (RAM). Mungkin dari sini, sobat dapat memilih aplikasi mana yang patut untuk dihentikan prosesnya dari background.


4. Degradasi Memori


Smartphone yang menggunakan memori flash yang dikenal dengan NAND. Memori NAND akan lebih lambat saat mengisi. NAND membutuhkan sejumlah blok kosong untuk beroperasi secara efisien. Seiring berjalannya waktu memori NAND terdegradasi karena pemakaian. Ada tiga tipe - SLC, MLC, TLC masing-masing memiliki batas siklus penulisan per sel memori. Setelah batas disentuh, sel-sel usang ini akan mempengaruhi kinerjanya. Hal terbaik yang harus dilakukan di sini adalah bertahan dengan 75% dari total kapasitas penyimpanan smartphone. Misalnya, jika kamu memiliki penyimpanan internal 16GB, jangan melewati batas 10GB.

5. Penyimpanan Penuh


Sistem penyimpanan di Android akan melambat jika aplikasi atau data yang terinstal sudah penuh didalam penyimpanan. Hal ini ditandai dengan peringatan "Insufficient storage" jika ingin menginstal aplikasi baru atau ada notifikasi yang tidak bisa dihilangkan jika penyimpanan sudah penuh. Jika tidak segera kamu atasi maka kinerja smarphone akan melambat. Caranya cukup copot aplikasi yang paling menguras memori penyimpanan dan kamu anggap tidak penting. Penyimpanan yang penuh memberi sedikit ruang agar sistem operasi berjalan dengan baik.

6. Menggunakan Task Killers

Banyak orang memilih menggunakan Task Killer di smartphone Android. namun ingat menjalankan TasKiller di smartphone berpotensi memperlambat kinerja. Sebenarnya Task Killer bisa menonaktifkan secara paksa semua aplikasi yang tersimpan di memori Android yang mengisi RAM sehingga RAM bisa lega. Namun cara ini berakibat pada aplikasi penyimpanan Android di RAM terganggu sehingga perlu memuatnya lebih lama sehingga lebih lambat penyimpanannya.

7. Ekspektasi yang Lebih Tinggi


Terkadang, setelah melihat beberapa smartphone kelas atas, kita menganggap telepon kita menjadi lebih lambat. Ekspektasi yang demikian juga akan mengganggu perasaan kamu karena smartphone kelas dibawahnya seakan bekerja lebih lambat. Cara mengatasi cukup sesuaikan spesifikasi hardware dengan aplikasi yang diinstal. Jika kamu punya smartphone entry level namun menginginkan fitur yang berlebih salah satu jalan adalah memanfaatkan aplikasi ramah penyimpanan yang baru baru ini di buat Google seperti Browser Google Go, Aplikasi Email Gmail Go, Aplikasi File Manager Files Go,YouTube Go, Assistant Go, dan Gboard Go dan lain lain.

Baca juga:

Advertisement
February 23, 2018
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments