Tips Memotret Lanscape Untuk Hasil Terbaik Menurut Fotografer  Ari Amphibia

Tips Memotret Lanscape Untuk Hasil Terbaik Menurut Fotografer Ari Amphibia

Ads
MejaPraktek.com | Menjelajahi wilayah baru yang belum pernah dikunjungi sering kali menyuguhkan pemandangan alam yang patut untuk diabadikan. Dalam seni melukis dengan cahaya ataut fotografi, mengabadikan pemandangan indah ini tertuang dalam genre fotografi landscape.

Namun, untuk dapat mengabadikan pemandangan ke dalam foto dengan apik dan baik, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh sang pemotret. Tidak melulu soal peralatan, Fotografer landscape sekaligus pemilik akun Instagram @ariamphibia ini turut menyebut sejumlah hal lain yang perlu diperhatikan.


1. Kenali kamera dengan baik

Hal pertama yang disebut laki-laki yang akrab di sama Ari ini perlu diperhatikan pemotret adalah mengenal kamera yang digunakan dengan baik. Ari juga menyebut bahwa pemotret perlu membaca buku manual dengan seksama untuk dapat mengetahui fitur dan cara yang disuguhkan kamera tersebut.

"Terkadang abis unboxing, kotak sama manual book langsung masuk gudang. Padahal kuncinya di manual book. Selain lewat Google, apa kekurangan dan kelebihan kamera ini, lewat manual book kita mengetahui detail menunya," ujarnya saat ditemui pada acara peluncuran Fujifilm X-H1.

Setelah fasih, lanjut Ari, pemotret perlu mengenal kamera lebih baik, dengan cara meningkatkan frekuensi penggunaan. Sebab menurutnya, proses pengenalan kamera tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu singkat, dan terkadang membutuhkan waktu hingga enam bilan untuk mengetahui rasa nyaman yang diinginkan pada kamera.

2. Komposisi dan kemampuan memilih objek

Ari kemudian menyebut komposisi dan kemampuan memilih objek dalam satu foto sebagai faktor lain yang perlu diperhatikan pemotret. Pemotret disebut Ari perlu mengetahui cerita yang ingin disampaikan melalui foto yang dihasilkannya.

"Misalnya mau menceritakan langitnya yang cetar, ya langitnya yang dibanyakin. Horisonnya agak di bawahin. Kalo mau foreground yang bagus, porsi langit dikurangi dalam frame."

Komposisi juga disebut Ari memiliki banyak karakter, termasuk atas dan bawah, bayangan dan highlight, serta garis vertikal ataupun horisontal. Hal inilah yang disebut Ari menjadi faktor yang perlu diabadikan pada foto.

3. Jam terbang

Ari menyebut jam terbang atau lamanya waktu menekuni dan melatih kemampuan menjadi faktor penting yang tidak bisa dilepaskan dari bidang apapun termasuk fotografi. Pelatihan di ranah fotografi, disebut Ari, termasuk untuk mencari obyek yang ingin difokuskan dalam foto landscape yang dihasilkan.

Bagi masyarakat yang berkeinginan mempelajari dan melatih kemampuan fotografinya, Ari menyarankan untuk memperhatikan kontras warna dan cahaya yang tersedia pada pemandangan alam yang ingin dipotret.

"Jadi kalo main film color, yang dicari kontras warna dan cahaya. Kalo BW (Black and White), cuma kontras cahaya."

4. Cuaca

Cuaca terkadang disebut Ari dapat menjadi hambatan, karenanya semua fotografer perlu mempersiapkan diri dengan peralatan mendukung. Ari juga menyebut cuaca dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foto menarik.

"Kalo hujan saya malah cari petir. Bisa dari jauh pakai remote, bisa long exposure bisa 30 menit dengan interval berapa detik selama berapa frame, liat petirnya ada di mana, udah kita menghadap ke situ."

Jika cuaca dan peralatan tidak mendukung, Ari menyarankan untuk memposisikan kamera menghadap ke arah bawah. Ini berarti foto akan lebih menampilkan pemandangan daratan dibandingkan dengan langit.

5. Peralatan

Tidak hanya menyoal kamera dan lensa, Ari juga menyebut peralatan pendukung lain seperti tripod dan filter penting untuk diperhatikan dan dipersiapkan oleh fotografer ataupun peminat fotografi landscape.

"Tripod yang kuat, untuk scene tertentu kita butuh filter, lensa, saya pakai semuanya. Tapi ga semua tempat perlu pakai filter. Biasaya kalo ke gunung ga lake, tapi kalo ke laut kontrasnya cukup tinggi banget."

Baca juga:

Advertisement
March 25, 2018
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments