Begini 5 Kecanggihan AI (Kecerdasan Buatan) Pada Smartphone Masa Kini

Begini 5 Kecanggihan AI (Kecerdasan Buatan) Pada Smartphone Masa Kini

Advertisement
MejaPraktek.com | Banyak smartphone yang dikeluarkan mulai tahun 2017 lalu telah dipercanggih dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence ( AI) baik di perangkat keras maupun lunaknya. Seperti Samsung Galaxy S8, Google Pixel, seri Huawei Mate, atau iPhone X. Bahkan tak tanggung tanggung kini AI-based Camera tidak hanya hadir di kelas high-end tapi AI juga merambah di smartphone kelas menengah seperti duo Vivo V7 atau Oppo F5. Berbagai teknologi AI banyak tersemat di smartphone tahun 2017, seperti facial recognition biometrics, augmented reality, machine learning, dan sebagainya. Nampakya, trend AI di smartphone terus berkembang pada 2018 dan semakin banyak smartphone yang menyematkan teknologi ini, tidak hanya di fitur kamera namun juga merambah pada fitur fitur canggih lainnya , berikut kecanggihannya :

Begini 5 Kecanggihan AI (Kecerdasan Buatan) Pada Smartphone Masa Kini

1. Lebih baik dalam mendeteksi obyek foto.


Hadirnya fitur AI di kamera smartphone semakin banyak dan beragam inovasi kamera smartphone. Dengan AI, interface kamera smartphone mampu mendeteksi obyek dalam frame foto, baik itu pemandangan yang diambil secara landscape atau obyek bunga dengan detail yang lebih tajam. AI juga mampu meningkatkan kualitas foto bokeh yang sebelumnya hanya bisa dihasilkan melalui kamera digital. Sistem AI pun bisa mengenal fitur wajah dengan teknologi facial racognition. 

2. Penerjemah real-time tanpa internet 


Beberapa aplikasi penerjemah mampu menerjemahkan teks, gambar, video, maupun suara secara real-time atau saat itu juga, meskipun masih harus disokong koneksi internet. Dengan AI, proses penerjemahan akan bisa dilakukan secara offline, seperti yang dilakukan oleh aplikasi iTranslate yang mampu menerjemahkan ke dalam beberapa bahasa tertentu. 

3. AI mampu belajar dari kebiasaan pengguna.


AI dalam smartphone mampu mempelajari pola pemakaian dan kebiasaan oleh si pengguna, kemudian mengaplikasikannya dalam penggunaan sehari-hari. Misalnya, seperti kapan saatnya menon-aktifkan nada dering, mengaktifkan bluetooth, atau menutup aplikasi yang berjalan di background , akan disesuaikan tanpa setting manual. 

4. Pemindai wajah (Face ID)


Ketika pertama kali diperkenalkan Apple, teknologi Face ID di iPhone X menimbulkan skeptisme. Khususnya bagi pencinta iPhone yang merasa lebih aman menggunakan Touch ID di iPhone 5s hingga iPhone 7 Plus. Apple pun berargumen jika Face ID di iPhone X memindai dengan kamera "TrueDepth" yang menggunakan 30.000 titik infra merah, dan gambar infra merah 2D untuk memetakan kontur wajah. Teknologi ini juga hadir di beberapa vendor smartphone lain dengan nama berbeda. Sebut saja Face Unlock yang tersemat di beberapa lini smartphone seperti LG Q6, Vivo V7, atau OnePlus 5T. Kabarnya Huawei juga akan meneruskan tren Face ID di produknya. Pemindai wajah atau facial recognition juga mampu mengenali pemilik wajah hanya dari foto. Di beberapa smartphone yang mengunggulkan fitur selfie seperti Oppo F5, beauty recognition bahkan mampu mengenali jenis kulit, warna kulit, jenis kelamin, dan usia pada obyek secara detail. 

5. Voice assistant  


Beberapa asisten digital yang mampu menerima perintah suara, sudah banyak bermunculan di beberapa smartphone flagship. Kita mengenal Siri, Cortana, Bixby, Alexa, atau Google Assistant beberapa tahun belakang. Asisten digital mampu merespon suara untuk melakukan beberapa tugas seperti menjawab pesan singkat, memutarkan lagu, atau membacakan isi berita. 

Baca juga:

Advertisement
May 25, 2018
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments